SBMPN 2020 Tanpa Ujian Tulis?

sumber dari wag
SBMPN dan Covid-19
Tulisan ini tidak/bukan penegasan mengenai tidak adanya ujian tulis di SBMPN tetapi lebih ke saran untuk memperbesar peluang diterima di SBMPN jikalau memang bener-bener tidak ada ujian tulis. Lebih baik kan jaga-jaga sedia payung terbaik jika ada hujan beneran. Sebelumnya sempat nanya ke saudara mengenai SBMPN atau seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri mengenai mekanisme penerimaannya. Perlu diketahui SBMPN ini merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang kedua kalau diurutkan waktunya. Yang pertama tentu saja SNMPN yang dulu disebut PMDKPN atau terkenal dengan istilah jalur undangan atau jalur raport. Kembali ke mekanisme yang sempat saya tanyakan tadi saya mendapatkan jawaban pakai raport, karena tidak memungkinkan diadakan ujian tulis di satu tempat. Pelaksanaan ujian tulis di satu tempat yang memicu pengumpulan massa/murid dari barbagai wilayah tempat tinggal sangat dihindari. Karena berpotensi menjadi cluster penyebaran penyakit Corona atau Covid-19. Pengumpulan massa di tengah pandemi corona ini sangat-sangat dihindari agar tidak terjadi penularan di antara peserta ujian tulis. Pelaksanaan yang bertepatan dengan wewabahnya Covid-19 membuat mekanisme ujian tulis menjadi berubah. Kemarin di wag mendapat sebuah screen shot yang menyatakan SBMPN tidak ada ujian tulis. Bagaimana kita bersikap mengenai SBMPN tanpa ujian tulis tetapi layaknya SNMPN yang menggunakan raport?

Pilih Ujian Tulis atau Raport?
Jujur saya lebih senang atau pede jika murid (di les) saya menghadapi SBMPN melalui serangkaian tes ujian tulis. Ujian dengan mengerjakan soal 4 mata pelajaran matematika, fisika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Karena kalau melalui mekanisme raport menurut pengalaman saya banyak aspek yang harus diperhitungkan. Sekolah asal jelas sangat berpengaruh. Sekolah lebih favorit tentu lebih diuntungkan. Rangking 1 di sekolah favorit tentu beda dengan rangking 1 dri sekolah yang baru berdiri. Inilah faktanya bukan katanya😂. Padahal dengan sistem zonasi seharusnya tidak ada lagi sekolah favorit dan non favorit. Tetapi coba lihat di hasil SNMPTN 2020 ternyata yang sekolah di SMA favorit lebih banyak diterima kan? Belum lagi kalau ada isu sekolah anu di blok panitia, karena ada siswa yang diterima tahun kemaren, tetapi tidak diambil. Capek kan ngecek siapa kakak kelas kalian yang diterima jalur SNMPN tetapi tidak ambil? Nanya BK, ya kalau BKnya responsif. Belum lagi ngecek kampusnya kemaren yang mana? Haesss ribet😭. Kakak kelasnya saja sudah pindah karena harus kost di luar kota tempat kuliah barunya. Nah kan kalau ujian tulis hasil kita sebanding dengan usaha kita sendiri, hasil belajar kita, hasil latihan mengerjakan soal kita, hasil jerih payah belajar kita, bukan ditentukan oleh faktor luar sekolah, atau kakak kelas.
Bagaimana Kita Menghadapi SBMPN 2020?
Tentu kalian ingin diterima di SBMPN 2020 ini kan? Ingin pas ngecek hasil ujian muncul tulisan selamat bukan maaf😀? Meski nanti pas diterima SBMPTN, SBMPNnya tidak diambil?😜He he he.  Ok memang enak kok diterima, ditolak itu sakit, sakit yang tidak berdarah ha ha. Nah kembali lagi bagaimana menyikapi SBMPN 2020 ini ? Sebuah sikap atau langkah memperbesar peluang diterima. Perhatikan hal-hal di bawah ini ya yang dapat memperbesar peluang diterima di SBMPN 2020 jika memang menggunakan raport:

1. Perhatikan nilai raport. Untuk mata pelajaran matematika, fisika, kimia, bahasa Indonesia dan bahasa inggris (Rekayasa) dan ekonomi, akuntansi, matematika, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (Tata Niaga) semakin tinggi semakin baik, syukur-syukur 9 semua skala 0-10. Ya kalau tidak bisa ya minimal 8 lah tapi ya harus banyak 9nya.
2. Sesuaikan nilai tertinggi dengan kampus dan jurusan yang akan diambil. kalau Fisika tinggi bisa ambil teknik mesin. Kalau nilai agak rendah ambil kampusnya yang tidak favorit. 
3. Tanya ke BK mengenai kampus mana yang ngeblacklist sekolah kalian. Kalau gak ada data coba tanya ke BK ada nggak kakak kelas yang diterima tetapi tidak diambil. Hindari memilih kampus yang tidak diambil kakak kelas tadi.
4. Sesuaikan jurusan dan kampus dengan sekolah asal SMA kalian. Kalau SMA-nya nggak favorit ya pilih jurusan dan kampus yang nggak favorit.
5. Jeli waktu isi biodata dan input data-data kalian pas pendaftaran. jangan ada syarat yang kurang.
6. Banyak berdoa. kalau ikhtiar sudah maksimal serahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Nah, keenam langkah tadi belum tentu membuat kalian diterima 100%, minimal untuk memperbesar peluang kalian diterima. Semoga beruntung😊

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SBMPN 2020 Tanpa Ujian Tulis?"

Posting Komentar