Bunyi (Tema 1 Pembelajaran 4 dan 5 Kelas 4 SD)



Pernahkah kalian melihat sebuah pertunjukkan gamelan? Menarik sekali bukan? Berbagai alat musik dibunyikan dengan nada-nada tertentu sehingga membuat sebuah komposisi musik yang menarik. Pada postingan kali ini akan dipelajari mengenai sumber bunyi, media perambatan bunyi, frekuensi, jenis-jenis bunyi serta pengenalan beberapa alat musik tradisional. Kembali ke musik gamelan tadi. Alat-alat musik tadi ada yang cara memainkannya dengan cara dipukul, dipetik, digesek dan ditiup. Kira-kira kalian bisa menyebutkan beberapa alat musik yang ditiup, dipukul, digesek dan dipetik?

Alat musik yang dipetik
Ada beberapa alat musik yang cara memainkannya atau cara membunyikannya dengan dipetik. Contoh alat musik yang dipetik adalah gitar, sitar, ukulele serta ada alat musik tradisional yaitu kecapi.
Kecapi

Alat musik yang ditiup
Beberapa alt musik yang cara memainkannya dengan ditiup yaitu seruling, recorder, terompet, saxopone serta saluang. Nah tahukah kalian saluang berasal dari daerah mana? Iya bener, saluang berasal dari daerah sumatera barat.
Seruling

Alat musik yang digesek
Beberapa alat musik yang digesek yaitu biola, celo serta ada alat musik tradisional kita yang cara memainkannya dengan digesek. Biasa digunakan atau dimainkan pada saat bermain gamelan atau pertunjukkan wayang yaitu rebab.
Biola


Alat musik yang dipukul/diketuk
Alat-alat musik yang cara memainkannya dengan dipukul diantaranya drum, kendang, rebana, kolintang dan tifa. Tahukan kalian alat musik tifa berasal dari mana? Iya bener tifa berasal dari Papua dan Maluku. Kalau kolintang berasal dari daerah Sulawesi Utara.
Tifa

Alat musik yang digoyang
Ada juga lho alat musik yang cara memainkanya dengan cara digoyang-goyangkan. Beberapa alat musik yang cara memainkannya dengan digoyang yaitu marakas, kabasa, kecrek dan angklung. Angklung berasal dari daerah Jawa Barat, terbuat dari bambu.
Angklung
Nah apakah yang menyebabkan alat-alat musik tadi dapat berbunyi? Alat-alat musik tadi dapat berbunyi karena getaran yang dihasilkan oleh petikan, ketukan, tiupan, gesekan dan goyangan. jadi kesimpulannya getaran dapat menghasilkan bunyi. Mengapa bunyi yang dihasilkan alat-alat musik tadi tidak sama? Karena alat-alat musik tadi berbeda bahan dan cara memainkannya. Namun tidak semua bunyi yang dihasilkan getaran dapat didengar oleh telinga manusia. Hanya bunyi yang memiliki frekuensi tertentu. Frekuensi ini adalah jumlah getaran tiap detik. Satuan frekuensi adalah Hz (hertz). 

Jenis Bunyi
Berdasarkan frekuensinya bunyi dikelompokkan menjadi 3 yaitu:

1. Infrasonik, bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz. Bunyi ini tidak terdengar oleh manusia, namun beberapa hewan mampu mendengarnya. Jangkrik, merpati, dan paus adalah beberapa hewan yang mampu mendengar bunyi infrasonik.
2. Audiosonik, bunyi ini memiliki rentang frekuensi 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz. Bunyi ini dapat didengar oleh telinga manusia.
3. Ultrasonik, bunyi ini memiliki frekuensi di atas 20.000 Hz. Tidak terdengar oleh telinga manusia, namun beberapa hewan anjing, kelelawar mampu mendengarnya. Bahkan kelelawar menggunakan bunyi ini untuk ekolokasi yaitu menentukan posisi suatu benda menggunakan gelombang bunyi ultrasonik, wah mirip radar cara kerjanya😄.

Berdasarkan keteraturan frekuensinya bunyi juga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. Nada, bunyi yang frekuensinya teratur, contoh : nada dalam musik.
2. Desah, bunyi yang frekuensinya tidak teratur, contoh : suara dedaunan yang tertiup angin.

Frekuensi ini mempengaruhi tinggi rendahnya suatu bunyi, sedangkan kuat lemahnya bunyi dipengaruhi oleh amplitudo. Bagaimana cara menghasikan bunyi yang lebih keras? yaitu dengan cara memperbesar amplitudo. Misalkan pada gong, dipukul lebih keras, pada gitar dipetik lebih keras💪 dan pastinya membutuhkan tenaga lebih besar. Lalu bagaimana cara meninggikan bunyi? Meninggikan bunyi dengan cara memperbesar frekuensi, sebaliknya kalau merendahkan bunyi dengan mengecikan frekuensi. Kalau pada dawai gitar semakin pendek dawai semakin tinggi suaranya begitu juga sebaliknya.

Bagaimana bunyi sampai terdengar oleh kita?
Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Getaran-getaran dari benda ini lalu menggetarkan udara di sekitarnya. Getaran-getaran di udara ini menimbulkan gelombang bunyi. Gelombang bunyi ini merambat melalui udara dan sampai di telinga kita.

Baca Juga : Permainan Perkalian

Sumber bunyi
Sumber bunyi adalah benda-benda dapat yang menghasilkan bunyi. Beberapa contoh sumber bunyi adalah peluit, gitar, seruling, bel, dll. Bunyi merupakan gelombang mekanik sehingga membutuhkan media dalam perambatanya. Media perambatan bunyi dapat berupa zat padat, gas (udara) dan cair. Bunyi tidak bisa merambat melalui ruang hampa. 

Percobaan bunyi merambat melalui benda padat
Sumber : Buku Tema 1 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 
Alat dan bahan :
1. Gelas plastik, lenih baik kaleng skm yang dibuang tutupnya
2. Benang kasur
3. Paku
4. Palu

Cara :
1. Lubangi gelas palstik atau kaleng skm
2. Masukkan benang kasur pada lubang ke gelas dan tali
3. Lakukan langkah 2 pada gelas atau kaleng yang lain
4. Cobalah berbicara melalui gelas/kaleng di sisi satu dan temanmu mendengarkan di sisi yang lain. Usahakan Benang dalam keadaan tegang.
5. Lepas benang dan lakukan langkah 4 berbicara dan temanmu mendengarkan.

Pada saat terdapat benang atau pada saat benang dilepas bunyi dapat terdengar? Tentu pada saat terdapat benang. Getaran bunyi merambat melalui zat-zat penyusun benang.

Percobaan bunyi merambat melalui udara
Sumber : Buku Tema 1 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 

Alat dan Bahan :
1. Selang 2-3 meter

Cara :
1. Ambi selang
2. Pegangi sisi yang satu dan temanmu sisi yang lain.
3. Cobalah berbicara melalui ujung selang.

Apakah temanmu dapat mendengar? Tentu dapat karena bunyi merambat melalui udara yang ada di dalam selang.

Percobaan bunyi merambat melalui zat cair
Sumber : Buku Tema 1 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Alat dan bahan :
1. Ember
2. Corong
3. Kayu
4. Air

Cara :
1. Isilah ember dengan air
2. Ambil corong dan dekatkan teling ke corong seperti gambar
3. Pukul sisi ember dengan kayu

Apakah bunyi terdengar? Bunyi pukulan kayu merambat melalui zat cair sehingga dapat terdengar oleh telinga kita.

Download Soal
Silahkan mendownload soal untuk latihan mengerjakan soal tentang bunyi di link berikut.

 Download Soal Bunyi

Nah selamat membaca dan mencoba😊


Sumber percobaan: buku tematik 1 Indahnya Kebersamaan kelas 4 SD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bunyi (Tema 1 Pembelajaran 4 dan 5 Kelas 4 SD)"

Posting Komentar